Pencetus pembuatan prangko : Sir Rowland Hill
Prangko pertama didunia: Penny Black (1840) di Inggris, bergambar Ratu Victoria, harganya satu penny & berwarna hitam
Di Indonesia ada 3 jenis prangko:
1. Prangko Definitif dicetak berulang-ulang prangko ini akan terus beredar dan berlaku sampai pemerintah menggantinya dengan prangko definitif yang baru.
2. Prangko Istimewa dicetak satu kali. Masa berlakunyua hanya 5 tahun. Jumlahnya terbatas dan banyak dicari oleh para pengumpul prangko.
3. Prangko Peringatan diterbitkan untuk memperingati sesuatu. Seperti prangko 30 tahun ASEAN.
“Sampul hari pertama diterbitkan di hari pertama peluncuran prangko baru. Jumlah penerbitannya biasanya cuma 20.000 dan dilengkapi dengan cap khusus yang hanya dipakai selama 1 bulan”.
Fungsi Prangko:
1. Tanda lunas mengirim surat.
2. Digunakan untuk promosi, ex. promosi budaya, dibuat prangko baju adat daerah.
3. Alat untuk beramal. Pemerintah kadang menerbitkan prangko yang sebagian dari hasil penjualannya diamalkan ke yayasan tertentu.
4. Benda seni karena gambar dan bentuk perangko sudah sangat beragam dan indah.
Disalin dari: Majalah Bobo edisi: lupa
Referensi lain: Stamp History